
Berita
Modernitas dan Keterlupaan Sejarah
oleh Sulaeman (Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah) Manusia tengah hidup dalam “abad ketundukan”. Ditandai dengan kepala-kepala yang tunduk pada layar 5 inci, setiap waktu. Bahkan dalam kondisi tertidur pun, roh enggan menjauhi jasadnya, karena dikerangkeng oleh frekuensi sinyal. Fenomena ketundukan hanyalah ekor dari panjangnya masalah yang muncul atas kecenderungan melemahnya kesadaran nilai-nilai luhur. Layar 5